Meresahkan warga! Dewan akan panggil Muhab Kepala Desa Gersik Putih

- Jumat, 17 Maret 2023 | 09:53 WIB
Potret warga Gersik Putih yang mengadu pada Dewan terkait pembangunan tambak (Surabaya Insider)
Potret warga Gersik Putih yang mengadu pada Dewan terkait pembangunan tambak (Surabaya Insider)

SURABAYA INSIDER - Desa Gersik Putih Sumenep Madura, kini tengah diresahkan dengan pembangunan tambak yang sampai saat ini tak kunjung usai.

Sejumlah warga mendatang Dewan pada, 16 Maret 2023, untuk mengadu terkait dugaan adanya konkalikong antara investor dengan Muhab selaku Kepala Desa.

Pembangunan tambak yang akan memakan luas tanah berhektar-hektar tersebut, sudah meresahkan warga Gersik Putih.

Baca Juga: Seriusi penolakan tambak di Gersik Putih Sumenep, warga mengadu ke Dewan

Bahkan warga menegaskan, tidak hanya akan terjadi kerusakan ekosistem saja, tapi warga juga akan kehilangan matapencaharian mereka.

Dalam informasi yang diterima oleh SURABAYA INSIDER pada Jumat, 17 Maret 2023, sejumlah warga tersebut mengaku telah menolak keras pembangunan tambak tersebut, namun Muhab selaku Kepala Desa seperti tak mendengar.

Bahkan warga menerangkan jika rencana pembangunan tambak garam oleh pemilik modal atau inverstor yang difasilitasi Pemerintah Desa Gersik Putih.

Dimana rencana tersebut tidak hanya akan menghabiskan luas tanah yang sedikit, tapi akan menghabiskan sekitar 41 hektar.

Baca Juga: Peduli lingkungan! warga Gersik Putih Sumenep gelar aksi tolak pembangunan tambak

Maka, jika dibiarkan lahan pesisir pantai Desa Gersik Putih yang akan dialih fungsikan akan menjadi tambak garam, maka kemungkinan banyak hal yang akan merugikan warga.

Sehingga warga menilai pembangunan tambak garam tersebut sangat mengancam masyarakat sekitar baik dari sisi ekonomi maupun dari segi lingkungan

"Kami sudah menyampaikan penolakan itu pada Kepala Desa Gersik Putih," ucap Yono salah satu warga.

Baca Juga: Satukan persepsi! PC PMII Sumenep silaturrahim dengan Kejaksaan Negeri

Mereka juga dengan tegas mengatakan sangat sadar dengan ngototnya para investor tersebut untuk menggarap lahan yang luas demi dijadikan tambak.

Bahkan ia juga menegaskan bahwa Pemdes bersama investor telah mendatangkan material untuk memulai penggarapan lahan pesisir tersebut.

Halaman:

Editor: Khozaimah Surabaya Insider

Sumber: Surabaya Insider

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X